Material Dinding

Pernah ada yang berkonsultasi kepada saya soal material dinding rumah. Ibu ini rupanya bingung rumah yang hendak dibangunnya lebih baik memakai dinding bata, bata beton ringan atau batako saja. Mungkin banyak yang memiliki pertanyaan yang sama juga, jadi saya akan mencoba mengulasnya secara ringkas namun harapannya bisa cukup membantu.

Bata merah

Masyarakat paling umum mengenal material bata merah ini sebagai material dinding. Bata merah yang terbaik saat ini kualitasnya berasal dari Garut, Jawa Barat. Ukuran normalnya adalah 5x10x20 cm3, namun untuk daerah Jawa Tengah ukurannya agak berbeda, lebih tipis namun lebih lebar. Bata merah yang baik Anda bisa lihat dari bentuknya yang cukup rapi dengan warnanya yang merah bata, menandakan bahan bakunya cukup baik dengan proses pembakarannya yang cukup sempurna. Usahakan jangan memilih bata yang warnanya agak pucat dan bentuknya agak tidak beraturan, karena pada saat pengiriman mungkin akan banyak yang pecah serta membuat tukang lebih sulit membuat dinding yang rapi, sehingga akhirnya akan memngakibatkan pemakaian semen dan pasir berlebih.

Karena bobotnya, struktur rumah yang menggunakan bata sebagai dindingnya harus didesain lebih kokoh untuk memikul berat dinding, terutama untuk rumah dengan jumlah lantai >2. Sehingga dibandingkan dengan material dinding lainnya, strukturnya akan menjadi lebih boros. Akan tetapi banyak orang yang menyukai menggunakan bata merah ini, karena memang dinding akan menjadi lebih kokoh dan kuat.

Batako

Batako standar memiliki ukuran 10x20x40 cm3, kisaran harganya dari 2rb/pcs s/d 6rb, tergantung kualitas dan pabrikannya. Batako walaupun memiliki ukuran yang lebih besar dari bata merah, namun secara keseluruhan lebih ringan dari pada bata, sehingga dapat membuat struktur menjadi lebih murah. Namun kekurangan batako karena bagian dalamnya kosong membuat dinding rumah nantinya tidak bisa dipaku (untuk menggantung hiasan dinding seperti frame foto dan lukisan), hal ini yang membuat banyak orang kurang suka menggunakan batako sebagai material dinding rumahnya.

Batako menurut saya pribadi akan sangat bagus bila diekspos, tanpa di finshing sama sekali. Desain rumah yang cocok apabila dinding batako ini di ekspos salah satunya adalah minimalis. Sangat sesuai dengan filosofi minimalis dan tentu juga membuat biaya bangun rumah menjadi lebih murah.

Tips: pilih batako dengan kualitas yang baik, lebih mahal dari pada yang biasa tidak apa-apa, ini untuk menghindari retak pada tembok di kemudian harinya, ini terutama bila dinding rumah Anda diekspos.

Bata Beton Ringan

Bata beton ringan akhir-akhir cukup naik daun, di pasaran beredar banyak merknya, mulai dari pelopornya hingga yang merknya tidak jelas. Dengan beragam ukuran yang ditawarkan, bata beton ringan ini mempunyai banyak kelebihan dibandingkan bata dan batako. Karena bobotnya yang ringan serta ukurannya yang cukup presisi (buatan pabrik) membuat rumah yang menggunakan bata beton ringan ini bisa menghemat dari segi struktur dan acian dinding. Kekurangannya hanyalah, harganya jauh lebih mahal dari pada bata maupun batako, dan rumah yang menggunakan dinding bata beton ringan ini juga disarankan tidak menggunakan paku untuk menggantung hiasan dinding, melainkan memakai fiser dan skrup.

Tips: gunakan tukang tembok yang terbiasa memakai bata beton ringan, agar tidak boros dalam pemakaian semen dan pasir, akan lebih baik bila plesteran dan acian menggunakan semen instan (tersedia dalam banyak merk).

Semoga artikel ini dapat bermanfaat, selamat bangun rumah!

Komentar

Tulis komentar baru

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
CAPTCHA
Pertanyaan ini adalah untuk mencegah spam otomatis.

Info Blog

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape Labeled with ICRA